April yang Sangat Melelahkan

Hari ini adalah penghujung April. Sebelum hari ini menjadi kemarin, mari mengingat ad kejadian apa saja di bulan April. Sesungguhnya aku sedang berusaha menemukan sedikit ingatan bahagia tentang indahnya April. Karena dipenghujung April ini aku masih merasakan beban yang cukup berat di pundakku. Ada cukup banyak tugas yang belum terselesaikan dan aku mulai kelelahan dan kehilangan semangat. Dengan mengingat dan menulis, aku berharap bisa menemukan sedikit ingatan bahagia yang bisa membuat aku semangat lagi menatap fajar hari esok.

Ada beberapa kejadian di bulan April yang sepertinya harus aku masukkan ke mesin daur ulang. Kenapa daur ulang? karena aku berharap nantinya bisa menjadi sebuah benda yang lebih baik. Di bulan April ini ada beberapa tugas presentasi, diantaranya adalah presentasi untuk Perancangan Sistem Pendukung Keputusan, Data Mining dan Penerapan Digital Signature untuk Keamanan Transaksi Data. Beberapa dari presentasi itu dapat aku selesaikan dengan cukup baik, namun beberapanya lagi tidak. Alasannya masih sama, karena kurangnya persiapan. Selain tugas presentasi, masih ada tugas untuk perancangan sistem kepakaran, dan pengolahan citra digital, juga tugas untuk perkuliahan lainnya. Hal buruk yang terjadi adalah, aku terlambat mengumpulkan semuanya, nyaris tidak pernah tepat waktu. Dan entah kenapa setiap kuliah, materi perkuliah itu tidak dapat aku cerna dengan cukup baik. Dan pada akhirnya aku merasa menjadi orang paling bodoh di kelas. Waktu adalah hal yang sangat berharga. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak terlalu bodoh, aku bisa… ijinkan aku untuk bisa belajar sungguh-sungguh. Ijinkan aku untuk bisa menikmati proses belajarku. Hei sang waktu… tidak kah kau punya sebuah liontin yang bisa aku manfaatkan untuk mengendalikan waktu seperti yang digunakan Hermione Gingger untuk belajar. Hua…. aku ingin berteriak, aku ingin membuktikan bahwa aku tidak bodoh…. aku cukup cerdas untuk bisa memahami setiap teori yang ada untuk kemudian bisa aku implementasikan….  tolong berikan aku cukup waktu untuk bisa belajar dengan baik… (aku menhela nafas lagi).

Di luar semua keluhanku itu, aku cukup bersyukur untuk beberapa anugrah di bulan April. Ternyata ada cukup ingatan indah di bulan April. April tahun ini aku berkesempatan bertemu teman-teman lama, dan rumah lamaku di sebuah pesta ulang tahun sederhana secara tidak sengaja. Rasanya menyenangkan bisa mendengar cerita mereka lagi, rasanya menyenangkan bisa menyapa rumah lamaku, rasanya menyenangkan tahu mereka bahagia. Di pesta ulang tahun sederhana itu aku juga bertemu dengan salah satu Sang Penulis, yang ceritanya kerap aku baca saat aku sedang kehilangan arah.

April adalah bulan yang cukup berat, selama sebulan ini aku cukup sering mendengarkan music untuk menghilangkan lelahku. Coba dengarkan music box yang aku temukan ini >> disini. Melodinya cukup menenangkan ketika harus berhadapan dengan kejenuhan yang melelahkan. Pada akhirnya, mari mengucap selamat jalan April,dan berterimakasih untuk semua pengalaman selama sebulan ini.

 

I Putu Oka Wisnawa

Honest, wise, forward-looking, inspiring, and competent. I wish I could be like that.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *