Kartu Undangan, Ingatan dan Masa Kini

Ingatan tentang Teman

Friendship

Sepertinya sudah seminggu ini aku berkeliling Denpasar, menghubungi teman-teman lama di masa SMP untuk menyebar undangan pernikahan dari teman sekelas kami Nagi Apsari Dewi. Aku menemui mereka satu persatu, bertanya kabar lewat pesan singkat di jejaring sosial, atau bertamu dari pintu ke pintu. Rasanya menyenangkan tahu kabar mereka semua dalam keadaan yang sehat dan baik. Beberapa ada yang sudah berkeluarga, beberapa yang lain sedang menjalin hubungan, dan aku sendiri masih nyaman dengan masalaluku, hahaha… aku tertawa dalam hati tentang diriku sendiri.

Mereka semua tumbuh dewasa, menjadi orang-orang hebat, yang bertenggung jawab atas masa depan mereka. Mereka tetap sebaik 12 tahun yang lalu, ketika aku pertama kali depertemukan dengan mereka saat duduk di bangku sekolah menengah pertama. Aku mendengar cerita mereka, dan aku larut. Indah mengenang masa-masa itu saat ini.

Aku masih ingat wajah mereka 12 tahun yang lalu, sepertinya aku menyimpannya cukup baik dalam ingatan Ku. Tentang mereka, tentang setiap cerita yang pernah ada disekitar mereka. Tentang bagaimana mereka berbicara, bagaimana mereka bercanda, atau siapa yang pernah mereka sukai, atau bagaimana mereka marah-marah. Aku masih ingat dengan jelas denah tempat duduk kami di masa itu. Aku punya teman sebangku yang sangat baik padaku dan dia yang memberiku hadiah ulang tahun pertama. Sebuah mobil mainan bagus, yang saat itu aku tidak pernah bermimpi untuk bisa memilikinya. Kata salah satu temanku aku tidak banyak berubah, begitu pun mereka. Mereka tetap seperti duku, seperti dalam ingatan Ku. Sepertinya baru kemarin kami belajar di sekolah yang sama, di kelas yang sama.

Friendship

Friendship

Aku berharap bisa berkumpul bersama mereka, mendengar cerita dari setiap orang, dan belajar dari mereka semua. Andai kami tidak terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Mungkin sebuah reuni kecil yang hangat bisa terjadi, dan sebuah cerita dimulai sebagai lembaran cerita yang baru dari kisah berseri tentang kehidupan. Kawan, aku ingin kalian tahu, kalian yang salah satu alasan yang membuat aku berani bermimpi…

I Putu Oka Wisnawa

Honest, wise, forward-looking, inspiring, and competent. I wish I could be like that.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *