Kesederhanaan Mungkin Bukan Tentang Tingginya Pengetahuan

Ilmu pengetahuan membuatmu mengerti tentang bagaimana dunia bekerja. Tapi tidak serta merta kemudian membuatmu mengerti tentang kebijaksanaan hidup. Perjuangan untuk keberlangsungan hidup mengajarkan tentang bagaimana bersyukur, atas apa yang dimiliki daripada mengharapkan apa yang diluar kemampuan untuk bisa dimiliki. Bukan tidak berjuang, sebaliknya karena perjuangan itu sendiri. 

Terkadang kita bisa melihat bagaimana seseorang yang justru terlihat berpendidiikan tinggi tidak dapat memperlakukan individu lainnya dengan baik. Yang tidak berpendidikan tinggi justru lebih bisa menghargai manusia lainnya. Memang tidak semuanya demikian, tergantung bagaimana mereka memaknai kehidupan yang mereka jalani. Bukankah hidup adalah ilmu pengetahuan yang tidak terhingga. Maka ia yang belajar dari hidup pun bisa lebih berpengetahuan dari yang belajar dari sekolah yang kadang mengkotak-kotakan pengetahuan. 

Ia yang tidak mampu untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, meski punya mimpi tapi harus berjuang demi keluarga dan meninggalkan mimpinya, sepertinya memiliki hati yang lebih besar daripada para pejuang beasiswa internasional dari keluarga berpunya. Ia berucap sederhana, namun tidak sesederhana bagaimana pikiran dan perasaan mampu bernegosiasi menghadapi ego yang mana tidak banyak orang-orang terlihat berpengetahuan mampu lakukan. Tidak ada politisasi dan monopoli untuk kepentingan pribadi dalam pikirannya. Ia sederhana, memperlakukan orang lain dengan baik, tanpa berharap ingin diperlakukan dengan sama baiknya. 

Ini adalah cerita tentang kehidupan sebuah keluarga, yang mungkin ada disekitar kita. Yang ada, namun kadang tidak terlihat, karena mata hanya memandang ke depan, dan pikiran hanya berpikir untuk mengubah dunia.

I Putu Oka Wisnawa

Honest, wise, forward-looking, inspiring, and competent. I wish I could be like that.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *