Langit Malam di Tahun Baru Saka 1936

Milkyway Saka 1936 by Gede Muriarka

Milkyway Saka 1936 by Gede Muriarka

Kemarin adalah perayaan Tahun Baru Saka 1936, para umat Hindu merayakannya dengan “Nyepi”. Nyepi adalah sebuah kata yang digunakan untuk menggambarkan keadaan sunyi dan sepi. Pada hari tersebut, umat Hindu berpuasa, tidak menyalakan segala bentuk api (api dalam diri, api unutk keperluan memasak, atau penerangan), tidak bekerja, dan tidak berwisata. Di setiap tahun baru saka Pulau Bali akan berubah menjadi pulau yang sepi, yang seolah beristirahat setelah bekerja keras selama setahun. Tidak ada suara bising kendaraan atau apalah, seolah alam pun beristirahat di hari itu.

Kemarin petang aku berbincang bersama keluarga, duduk di teras rumah dan mendengar banyak cerita dari bapak ketika dia masih muda dulu. Kata bapak, dulu ketika teknologi belum seperti sekarang, dan listrik masih belum masuk desa, bintang-bintang di langit malam sangat banyak jumlahnya. Bersama dengan pesatnya perkembangan pembangunan, bintang-bintang tersebut kemudian mulai menghilang satu persatu. Kenapa? karena perkembangan pembangunan yang tidak terencana dengan matang membawa polusi cahaya dan menyamarkan pandangan atas bintang-bintang yang sebenarnya masih menggantung dengan indah di langit pertiwi.

Bintang Jatuh Saka 1936

Bintang Jatuh Saka 1936 by Gede Muriarka

Aku menikmati langit malam di tahun baru Saka 1936. Menakjubkan dengan hamparan bintang-bintang yang sangat sangat sangat indah. Aku ingin mengambil yang paling terang, untuk aku simpan agar menerangi langkahku ketika aku berhadapan dengan sang kegelapan, pikirku. Hahaha.. tapi tidak mungkin, tentu saja tidak mungkin. Dan kemarin aku pun melihat bintang berjalan perlahan dari barat daya kemudian menghilang di timur laut. Mungkin itu hanya pesawat pikirku, karena berjalan perlahan. Tapi kenapa tidak berkedip? biasanya lampu pesawat akan berkedip kedip, pikirku lagi. Mungkin itu bintang jatuh, tapi kenapa jatuhnya terlalu lamban? biasanya mereka berlari, kenapa hari ini berjalan perlahan, pikirku penasaran. Atau apakah UFO? yang membawa alien untuk berteman dengan manusia Bumi? hahaha aku mulai berkhayal. Anggap saja itu adalah sebuah bintang jatuh, sebuah hadiah indah di pengawal tahun baru Saka 1936.

I Putu Oka Wisnawa

Honest, wise, forward-looking, inspiring, and competent. I wish I could be like that.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *