Tentang Bagaimana Ia Memperbaiki Mood

Ada saat dimana seseorang akan merasa lelah atas semua rutinitas yang ia lakukan. Ada banyak tugas yang harus diselesaikan, itu berarti ada cukup banyak hal yang harus dipertanggung jawabkan untuk dikerjakan. Namun ternyata tidak ada cukup semangat untuk dapat menyelsaikan semua tugas tersebut. Kalau pun semangat itu tumbuh, ada kalanya tubuh yang malah tak bersahabat. Alih-alih mencari solusi, terkadang kita malah sibuk menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang mungkin sebenarnya tidak berguna dan tidak menyelesaikan permasalahan tersebut.

Saya ingin semangat saya kembali, agar saya bisa segera menyelesaikan setiap tugas yang dilimpahkan kepada saya. Lalu, apa yang bisa saya lakukan untuk memperbaiki mood saya?” otak ini mulai memarahi dirinya sendiri karena tidak mampu menemukan satu solusi pun, dan pertanyaan-pertanyaan aneh pun mulai bermunculan.

Makanan apa yang kira-kira bisa memperbaiki mood saya? Aha, mungkin saja sepotong cokelat bisa memperbaiki mood saya, seperti halnya yang dikatakan disetiap artikel di majalah-majalah remaja. Lalu bagaimana dengan segelas susu hangat, atau mungkin saja segelas teh tawar mampu menenangkan suasana. Atau bagaimana jika kita mencari makanan fovorit, mungkin saja itu dapat memperbaiki mood dan memberi semangat baru. Atau mungkinkah tubuh ini kurang multi vitamin? bagaimana jika masalahnya adalah mineral tubuh yang terkuras karena stress kerja? Hmm.. mungkin seharusnya aku minum cukup banyak air mineral, makan makanan sehat dan olah raga.” Semua pikiran-pikiran itu muncul begitu saja, mencoba memberikan penyelesaian masalah atas mood dari sang tubuh yang tidak kunjung baikan.

Sebuah buku tentang kebijaksanaan menyatakan bahwa kita sebagai sang pengguna tubuh seyogyanya harus lebih bertanggung jawab menggunakannya agar menjadi bermanfaat. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan menjadi pendengar yang baik. “Iya jadilah pendengar yang baik, dan dengarkan kebutuhan tubuh Anda.” Lalu apa yang terjadi, “Sepertinya tubuh ini terlalu lelah dan butuh istirahat. Namun, jika aku beristirahat maka pekerjaan-pekerjaan itu siapa yang akan mengerjakan? Ini terkesan seperti menunda kematian dan lebih memilih sekarat berlama-lama.” Jika demikian, apa yang benar-benar dapat menjadi solusi?

Jadilah pendengar yang baik, memang itulah solusinya, dan jangan keras kepala. Setiap permasalahan diciptakan dengan solusi sebagai pasangannya, dan memang demikianlah adanya, dan jangan membantah tentang ini atau Anda akan mempersulit hidup Anda sendiri. Maka, pertama-tama jadilah penengar yang baik. Selanjutnya dengarkanlah keluhan tubuh Anda dan dengarkan apa yang diinginkannya. Analisa, dan temukan akar permasalahannya, kemudian pilihlah solusi yang mungkin sesuai untuk permasalahan tersebut.

Jika tubuh Anda butuh nutrisi, maka berikan sang tubuh nutrisi dari makanan yang menyehatkan dan jangan lupa olahraga. Jika tubuh Anda lelah karena kurang istirahat, maka tinggalkan sejenak pekerjaan Anda dan beristirahatlah. Beberapa makanan bisa membantu memperbaiki mood Anda, beberapa yang lain mungkin sebaliknya. Dan jika Anda tidak dapat mengontrol hasrat Anda terhadap makanan, dan menjadikannya sebagai pelarian maka Anda akan berhadapan dengan masalah berat badan pada akhirnya.

Jika semua cara tersebut tidak berhasil, ada satu hal lagi yang mungkin Anda lupakan. “Hadirnya Figur atau Teladan” adalah kebutuhan dari seorang manusia dalam kedudukannya sebagai mahluk sosial. Kekaguman akan suatu Figur akan membentuk karakter seseorang dan secara serta merta juga membangun dinding atas manajemen perasaan dan kemampuan memotovasi dirinya sendiri. Percaya atau tidak, seseorang yang punya firgur yang dikagumi biasanya lebih produktif dari pada individu lain yang hanya mengikuti mengalirnya arus. Kehadiran sosok figur teladan dapat meningkatkan sistem imunitas pikiran dan perasaan dalam beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang sedang dihadapkan kepada sang tubuh. Jadi, jika Anda kehilangan arah dalam mengontrol perasaan Anda, cobalah untuk menemukan sesosok figur yang bisa Anda jadikan panutan dan mampu membuat Anda untuk tetap fokus dalam menyelesaikan setiap tanggung jawab yang sedang Anda jalankan.

I Putu Oka Wisnawa

Honest, wise, forward-looking, inspiring, and competent. I wish I could be like that.

You may also like...

2 Responses

  1. Arimbawa says:

    nice post pak ^^
    kata-katanya lugas , tidak membingungkan tapi dalam artinya

  2. makasih banyak arimbawa.. yuk nulis… dan berbagi cerita.. ^ ^
    salam bloger 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *